Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Kemacetan Parah di Gerbang Bukittinggi, Andre Rosiade Perjuangkan Solusi Underpass Padang Lua

Kemacetan Parah di Gerbang Bukittinggi, Andre Rosiade Perjuangkan Solusi Underpass Padang Lua

Shoppe Mall

Underpass Padang Lua: Solusi Mengurai Kemacetan Gerbang Bukittinggi yang Diperjuangkan Andre Rosiade

iNews Bukittinggi– Kemacetan panjang yang kerap menyita waktu, menguras kesabaran, dan menghambat perekonomian di gerbang utama Kota Bukittinggi, yaitu kawasan Pasar Padang Lua, Kabupaten Agam, akhirnya mendapatkan secercah harapan. Anggota DPR RI, Andre Rosiade, secara resmi menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan underpass di lokasi tersebut, sebuah solusi infrastruktur yang dinilai tepat untuk memecah kebuntuan lalu lintas yang telah menjadi momok bagi warga dan pelaku usaha.

Dalam pernyataannya yang diterima media pada Jumat (10/10/2025), Andre Rosiade dengan tegas menyampaikan janji politiknya. “Insyaallah kita akan membangun underpass Padang Luar. Insya Allah ini akan mengurai kemacetan panjang di pasar sayur terbesar di Sumatera Barat, bahkan di Sumatra,” ujarnya. Pernyataan ini bukan sekadar wacana, melainkan sebuah langkah konkret yang sedang dirancang bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam.

Shoppe Mall

Pusat Pertumbuhan yang Terjebak Kemacetan

Kawasan Padang Lua bukanlah daerah biasa. Ia berfungsi sebagai gerbang utama menuju Kota Bukittinggi, kota wisata yang menjadi salah satu jantung perekonomian Sumatra Barat. Di titik inilah bertemu arus kendaraan dari berbagai penjuru: dari Kota Padang, dari daerah pantai barat, dan dari dalam Kota Bukittinggi sendiri. Ditambah dengan keberadaan Pasar Padang Lua yang legendaris sebagai pusat distribusi sayur-mayur terbesar di region Sumatra, aktivitas logistik dan perdagangan di kawasan ini sangatlah padat.

Urai Kemacetan di Gerbang Bukittinggi, Andre Rosiade Perjuangkan Pembangunan Underpass Padang Lua

Baca Juga: Badan Anggaran DPRD Bukittinggi Gelar Pembahasan Intensif R-KUA PPAS 2026

Truk-truk pengangkut sayuran, kendaraan pribadi, angkutan umum, dan pedagang memadati ruas jalan yang ada, menciptakan kemacetan parah, terutama pada jam-jam sibuk. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan inefisiensi waktu dan bahan bakar, tetapi juga berpotensi menurunkan daya tarik wisata dan menghambat laju distribusi barang. Kemacetan di Padang Lua ibarat sumbatan pada pembuluh nadi utama perekonomian regional.

Underpass: Solusi Teknis dengan Dampak Strategis

Lalu, mengapa solusinya adalah underpass? Andre Rosiade menjelaskan bahwa underpass—yang merupakan terowongan atau jalan di bawah permukaan tanah—akan memisahkan arus lalu lintas. Dengan infrastruktur ini, kendaraan yang ingin melintas langsung tanpa memasuki pusat keramaian Pasar Padang Lua dapat menggunakan jalur bawah tanah. Sementara itu, kendaraan dengan tujuan berbelanja atau aktivitas lokal tetap dapat menggunakan jalan di permukaan.

Pemisahan arus ini memiliki dua dampak utama:

  1. Pengurangan Kemacetan Signifikan: Arus transit yang biasanya bercampur dengan kendaraan stop-and-go di sekitar pasar akan dialihkan, sehingga lalu lintas permukaan menjadi lebih lancar.

  2. Peningkatan Keselamatan: Konflik antara kendaraan berkecepatan tinggi (transit) dan kendaraan yang sering berhenti serta pejalan kaki di sekitar pasar dapat diminimalisir, menekan angka kecelakaan.

Dengan demikian, underpass bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi strategis untuk menciptakan konektivitas yang lebih efisien, aman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Shoppe Mall