Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

Waspada QR Palsu Bertebaran, Polda Sumbar Ingatkan Risiko Kejahatan Siber

Shoppe Mall

iNews Bukittinggi – Kepolisian Daerah Sumatera Barat mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai maraknya peredaran kode QR palsu yang berpotensi digunakan sebagai sarana kejahatan siber. Modus ini dinilai semakin berbahaya seiring meningkatnya penggunaan pembayaran digital dan layanan berbasis QR dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan tersebut disampaikan oleh Polda Sumatera Barat menyusul temuan sejumlah kasus penipuan digital yang memanfaatkan kode QR sebagai pintu masuk pencurian data maupun dana korban.

Shoppe Mall

Modus QR Palsu Kian Marak

Polda Sumbar menjelaskan, pelaku kejahatan siber biasanya menempelkan QR palsu di tempat umum seperti warung, masjid, area parkir, pusat perbelanjaan, hingga lokasi wisata. QR tersebut sekilas tampak seperti QR pembayaran atau donasi resmi, namun sebenarnya mengarahkan korban ke situs berbahaya.

Saat dipindai, QR palsu dapat membawa pengguna ke halaman tiruan (phishing) yang meminta data sensitif, seperti PIN, OTP, kata sandi perbankan, atau bahkan secara otomatis mengunduh malware ke perangkat korban.

Risiko Kerugian Finansial dan Kebocoran Data

Akibat memindai QR palsu, korban berisiko mengalami kerugian finansial, pembobolan rekening, hingga penyalahgunaan identitas. Polda Sumbar menegaskan bahwa kejahatan siber jenis ini tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga dapat berdampak jangka panjang terhadap keamanan data pribadi.

“Kejahatan siber terus berkembang mengikuti teknologi. QR palsu menjadi salah satu modus yang saat ini perlu diwaspadai masyarakat,” ujar perwakilan Polda Sumbar.

QR Palsu
QR Palsu

Baca juga: Sempat Lumpuh, Jalur Lubuk Basung–Bukittinggi kembali Dilalui Kendaraan

Imbauan Kepolisian kepada Masyarakat

Untuk mencegah menjadi korban, Polda Sumbar mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum memindai kode QR, terutama yang ditempel di tempat umum tanpa keterangan jelas. Masyarakat diminta memastikan QR berasal dari sumber resmi dan terpercaya.

Selain itu, pengguna ponsel disarankan tidak sembarangan memasukkan data pribadi, PIN, maupun kode OTP setelah memindai QR apa pun. Jika menemukan QR mencurigakan, masyarakat diimbau segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

Peran Literasi Digital Sangat Penting

Polda Sumbar menekankan pentingnya literasi digital sebagai benteng utama dalam menghadapi kejahatan siber. Masyarakat diharapkan semakin kritis dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming diskon, donasi mendesak, atau hadiah yang ditawarkan melalui QR tidak jelas.

Edukasi kepada keluarga, khususnya orang tua dan anak-anak, juga dinilai penting agar seluruh lapisan masyarakat memahami risiko kejahatan digital.

Sinergi Cegah Kejahatan Siber

Polda Sumbar menyatakan akan terus bersinergi dengan instansi terkait, pelaku usaha, serta pengelola fasilitas publik untuk mencegah penyebaran QR palsu. Pengawasan di ruang publik akan diperkuat, termasuk penindakan terhadap pelaku yang terbukti melakukan kejahatan siber.

Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga keamanan digital dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.

Komitmen Lindungi Masyarakat

Dengan meningkatnya ancaman kejahatan siber, Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat, baik di dunia nyata maupun ruang digital. Imbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan publik agar tidak menjadi korban kejahatan berbasis teknologi.

Polda Sumbar mengingatkan, kehati-hatian dan kesadaran digital menjadi kunci utama untuk menjaga keamanan di era serba digital saat ini.

Shoppe Mall