Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Sebuah Tragedi Kemanusiaan: Bayi Perempuan Ditemukan Tercerai Berai di Bibir Ngarai Sianok

Sebuah Tragedi Kemanusiaan: Bayi Perempuan Ditemukan Tercerai Berai di Bibir Ngarai Sianok

Shoppe Mall

Tragedi Ngarai Sianok: Bayi Perempuan Ditemukan Tercerai Berai, Misteri Mutilasi atau Keganasan Alam?

iNews Bukittinggi– Sebuah pagi yang seharusnya damai di kawasan indah Ngarai Sianok, Bukittinggi, berubah menjadi mencekam dan penuh duka. Sabtu, 25 Oktober lalu, kabut pagi yang menyelimuti jurang terkenal itu menyaksikan sebuah tragedi memilukan: penemuan jasad bayi perempuan dalam kondisi yang tidak utuh, memicu gelombang kejut dan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Saat Kengerian Menyapa Pagi

Tragedi ini pertama kali terungkap sekitar pukul 07.30 WIB oleh seorang warga, Meldawati. Saat membuka jendela rumah bagian belakang di Jalan Bukit Cangang, Kelurahan Bukit Cangang Kayu Ramang, pandangannya tertuju pada sebuah pemandangan yang tak terbayangkan. Di halaman belakang rumahnya, terbaring sepotong tubuh manusia—tepatnya bagian pinggang hingga kaki—seorang bayi tanpa bungkusan apa pun.

Shoppe Mall
Sebuah Tragedi Kemanusiaan: Bayi Perempuan Ditemukan Tercerai Berai di Bibir Ngarai Sianok
Sebuah Tragedi Kemanusiaan: Bayi Perempuan Ditemukan Tercerai Berai di Bibir Ngarai Sianok

Baca Juga: Pemerintah Provinsi Sumbar Ambil Langkah Strategis Atasi Kemacetan Kronis di Padang Lua

Dengan perasaan campur aduk antara syok dan ketakutan, Meldawati segera melaporkan penemuannya kepada suaminya, Ilyas Bakri. Berita ini kemudian menyebar cepat di kalangan warga. Dengan sigap, masyarakat setempat dan Ketua RT setempat, Yusrizal, menghubungi pihak kepolisian.

Pencarian dan Temuan Menggenaskan

Setelah mendapat laporan, unit Identifikasi dan Forensik (Inafis) Polresta Bukittinggi bersama personel piket Polsekta Bukittinggi segera bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Apa yang mereka temukan semakin memperparah kesedihan.

Setelah melakukan pencarian di sekitar TKP pertama, petugas berhasil menemukan bagian tubuh lainnya. Kepala dan tangan kiri korban ditemukan terpisah di lokasi yang tidak jauh dari tempat penemuan awal. Dengan demikian, jasad bayi malang itu teridentifikasi terpisah dalam tiga bagian: kepala, badan, serta bagian pinggang hingga kaki.

Ketua RT Bukit Cangang, Yusrizal, menambahkan detail pilu lainnya. Saat pertama kali ditemukan, ada laporan bahwa bagian kaki bayi sempat digigit oleh seekor anjing. Ia juga menyoroti kondisi geografis lokasi penemuan yang berdekatan dengan habitat kera liar yang hidup di tebing Ngarai Sianok. “Kami tidak tahu apakah kondisi bayi yang terpisah itu karena perbuatan binatang atau sengaja dimutilasi,” ujarnya, menggambarkan kebingungan dan kedukaan warga.

Penyelidikan Polisi: Misteri di Balik Kematian

Kapolsek Kota Bukittinggi, AKP Mazwanda, memastikan bahwa penyelidikan intensif telah diluncurkan untuk mengungkap kasus tragis ini. Dalam pernyataannya, ia mengonfirmasi bahwa dugaan mutilasi kuat untuk diselidiki.

“Dugaan mutilasi ada, tapi kami sedang mendalami dan menyelidiki latar belakang dan penyebab penemuan bayi yang terpotong tiga ini,” tegas AKP Mazwanda.

Pernyataan ini membuka setidaknya dua arah penyelidikan utama:

  1. Apakah ini merupakan kasus mutilasi yang disengaja oleh manusia? Sebuah tindakan keji yang sengaja memotong-motong tubuh bayi.

  2. Ataukah kondisi tubuh yang tercerai-berai itu akibat serangan binatang liar? Mengingat lokasi penemuan yang dekat dengan habitat kera dan adanya laporan gigitan anjing.

Shoppe Mall